Mengenal Batu Pirus (Turquoise)

batu pirus turquoiseSalah satu budaya di indonesia adalah mengkoleksi batu mulia atau batu akik. Kali ini kita akan membahas batu pirus atau batu yang memiliki nama lain yakni turquoise.

1.    Asal

Pirus hanya ditemukan di daerah kering dan tandus, dimana asam, air tanah kaya tembaga merembes ke bawah, kemudian bereaksi dengan mineral yang mengandung fosfor dan alumunium. Oleh sebab persyaratan tersebut maka Pirus jarang sekali ditemukan di permukaan bumi. Pirus ditemukan dalam warna biru sampai hijau mineral, tidak bening seperti batu mulia lainnya. Pirus juga selalu memiliki kotoran tembaga, sebab merupakan hasil sampingan tambang tembaga. Pirus tertua ditemukan di makam Mesir kuno. Makam tersebut dibuat pada tahun 4000 SM. Pirus tersebut merupakan Pirus tertua di muka bumi.

2.    Ciri-ciri

a.    Bentuk : Seperti batu kali dengan permukaan halus.

b.    Warna : Biru sampai hijau.

c.    Kandungan : Pirus (Turquoise) dengan komposisi kimia CuAl6(PO4)4(OH)84H2O.

d.    Indeks Bias : 1,610 – 1,650.

e.    Pembiasan Ganda : –

f.    Berat Jenis : 2,76 (+0,14, -0,36).

g.    Skala Kekerasan (Mohs) : 5-6.

3.    Penilaian Pirus

a.    Color (Warna) : Pirus paling berharga adalah yang berwarna biru langit yang kuat. Warna yang pucat, kekuningan, atau kehijauan memiliki nilai yang lebih rendah. Seiring waktu, batu Pirus biru akan menjadi kehijauan atau warnanya tidak lagi terang sebab mengalami dehidrasi.

b.    Clarity (Kejelasan) : Batu Pirus tanpa inklusi atau membentuk inklusi teratur seperti sarang laba-laba, harganya mahal dibandingkan yang memiliki inklusi tidak teratur. Selain itu, inklusi juga dipergunakan untuk menentukan asal tambang yang menghasilkan batu Pirus. Sebab hal tersebut, kredibilitas tambang juga menjadi perhitungan.

c.    Cut (Pemotongan) : Kehalusan pemolesan dan bentuk pemotongan akan mempengaruhi nilai dari batu Pirus. Sekiranya hal ini juga berlaku untuk semua batu mulia. Faktor manusia selalu memiliki peran besar.

d.    Carat Weight (Karat) : Ukuran dan karat mempengaruhi nilai dari batu Pirus.

4.    Jenis-jenis Pirus

a.    Pirus dapat dibedakan atau dibagi berdasarkan tempat terjadinya atau penambangannya, yaitu :
–    Iran : Iran yang dahulu merupakam wilayah Persia Barat merupakan Negara yang terkenal dengan produksi Pirusnya, setidaknya selama 2000 tahun. Hal ini ditandai dengan adanya Pirus pada kubah istana Iran, sebab biru merupakan perlambang dari Surga. Pirus berasal dari bahasa asli Iran “pirouzeh” yang berarti kemenangan, kemudian setelah datangnya bangsa Arab menjadi “firouzeh”. Daerah penghasil utama yaitu Nishapur. Ciri khas Pirus Iran adalah warna yang kuat dan ketiadaan inklusi. Contoh : Robbin’s Egg, batu Pirus yang tidak memiliki inklusi cokelat atau hitam, sehingga benar-benar bersih.
–    Sinai : Sejak tahun 3000 SM atau bahkan lebih lama lagi, orang-orang Mesir telah menambang Pirus di Semenanjung Sinai. Terdapat enam tempat penambangan di daerah ini. Warna Pirus yang dihasilkan di Sinai lebih hijau dibandingkan Iran, namun lebih tahan lama. Penambangan Pirus di Sinai cukup beresiko, sebab berhadapan dengan banjir bandang di musim hujan dan runtuhnya dinding tambang pada musim penghujan. Pirus dari Sinai sering disebut juga dengan Pirus Mesir.
–    Amerika Serikat : Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang melakukan penambangan batu Pirus secara besar-besaran.
–    China : Negara ini juga menghasilkan Pirus dalam jumlah yang cukup besar. Tambang Pirus telah dikenal sejak 3700 tahun lalu. Ciri khas warnanya, mulai kuning, hijau, sampai biru langit. Untuk warna biru murni sangat jarang ditemukan. Pirus hijau adalah andalan China.
–    Tempat lain : Pirus di tempat lain dihasilkan di India, Afghanistan, Australia, Chile dan Turkestan.

b.    Pirus dapat dibedakan berdasarkan warnanya, yaitu :
–    Celeste : Warna biru langit ringan.
–    Batu Pirus Terang (Light Turquoise) : Warna biru terang.
–    Pirus Biru : Warna biru sebagaimana biru terang namun lebih biru. Nama ini diberikan di Inggris tahun 1900-an.
–    Pirus Menengah : Pirus dengan warna antara biru muda dan tua.
–    Pirus Gelap : Pirus berwarna biru tua.
–    Pirus Mutiara Mistik (Pearl Mystic Turquoise) : Warna hijau terang yang lembut.

c.    Pirus Sintetis : Sebagaimana jenis batu permata lainnya, Pirus juga dibuat tiruannya agar setiap orang mampu memilikinya. Pirus sintetis tidak selalu menghasilkan Pirus baru namun juga membuat Pirus berkualitas rendah menjadi lebih baik atau dengan kata lain dilakukan treatment. Pirus sintetis diperkenalkan sejak tahun 1972 oleh Pierre Gilson.

d.    Pirus Terkenal
–    Mahkota Permaisuri Marie Louise : Mahkota berhiaskan Pirus dan Zamrud. Pemberian Napoleon Bonaparte kepada istri keduanya.
–    Ular Aztec (Aztec Serpent) : Lambang bangsa Aztec ini diperkirakan dipergunakan pada dada saat upacara kegamaan.
–    Southwest Nodule : Merupakan Pirus indah yang dihasilkan tambang Mexico.
–    Topeng penguburan Raja Tutankhamen Mesir : Topeng penguburan terbuat dari emas yang dihias dengan Pirus, lapis Lazuli, dan Akik.
–    Botol sedotan tembakau China : Pirus berbobot 276,50 gram merupakan koleksi Smithsonian Museum.
–    Kalung Navajo : Merupakan koleksi Smithsonian Institution, yang dibuat oleh Ondelacy.

5.    Daerah Penghasil Pirus Di Indonesia

Indonesia tidak menghasilkan batu Pirus, sehingga semua Pirus diperoleh dari tambang di luar negeri.

6.    Cara Memperoleh

Pirus diperoleh dengan cara penambangan dan membuatnya secara sintetis.

7.    Khasiat Batu Pirus (Turquoise)

a.    Pirus telah dimanfaatkan sebagai perhiasan di peradaban-peradaban kuno, seperti : Sungai Indus, Aztec, China, dan Mesir kuno. Selain perhiasan sebenarnya seperti anting-anting dan sejenisnya, Pirus juga dipergunakan untuk menghias beragam senjata, juga dipergunakan untuk mempercantik bangunan.

b.    Dalam dunia mistik, Pirus banyak dipergunakan untuk meningkatkan daya tarik pemakainya. Selain itu dipergunakan pula untuk memelihara kesehatan.

c.    Dipergunakan sebagai batu kelahiran bulan Desember dan perayaan ulang tahun ke-11.

8.    Harga

a.    Harga Emperan
Pirus banyak dijual di emperan, baik dalam bentuk batuan atau yang sudah dipasangkan pada cincin. Untuk batu pirusnya sendiri dibanderol seharga Rp 50.000 sampai ratusan ribu, sedangkan logam untuk cincinnya seharga Rp 20.000 sampai Rp 25.000.

b.    Harga Toko
Harga Pirus dengan kualitas rendah mulai ratusan ribu rupiah. Pirus dengan kualitas tinggi harganya jutaan rupiah.

9.    Cara Mengenali Pirus Asli

a.    Terapkan penilaian Pirus yang telah disebutkan sebelumnya.

b.    Ajaklah orang yang ahli dalam hal batu Pirus atau memilikinya. Pengalaman adalah hal terbaik untuk menghindari penipuan.

c.    Batu permata asli selalu memiliki kilau yang indah dan dingin saat disentuhkan ke permukaan kulit.

d.    Warna biru Pirus asli sampai ke dalamnya, sedangkan yang palsu hanya berwarna biru dipermukaannya saja.

e.    Ciumlah batu Pirus untuk menentukan keasliannya. Pirus asli akan menarik bibir Anda, sedangkan yang palsu tidak dapat melakukannya.

f.    Tempelkan pada lidah, jika mencengkeram lidah dengan erat mungkin Pirus tersebut asli.

g.    Gosok atau gergajilah, jika palsu akan menghasilkan bau plastik terbakar. Pirus asli akan menghasilkan bau logam yang tidak mengenakkan bagi penciuman dan perasa.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge