3 Lokasi Wisata Indonesia yang Punya Legenda

legenda wisata di indonesiaMasyarakat Indonesia hidup dengan banyak legenda yang dituturkan dari mulut ke mulut, dari zaman nenek moyang dulu. Cerita rakyat seperti itu bahkan dimiliki oleh setiap daerah di Nusantara, yang memiliki banyak makna filosofis dalam kehidupan, baik secara adat istiadat, maupun dalam konteks religi. Tidak hanya itu, wisata Indonesia yang punya legenda juga bisa menjadi bukti bahwa banyak cerita rakyat yang memang menjadi ciri khas negeri ini.

Beberapa lokasi wisata di Indonesia memang tidak hanya menjadi menarik karena keindahan alam dan pemandangannya yang menakjubkan saja. Tetapi, cerita-cerita yang menyebabkan adanya objek wisata tersebut, yang merupakan legenda dalam kehidupan masyarakat, juga membuatnya menjadi sangat fenomenal. Itulah yang terdapat pada beberapa wisata Indonesia yang punya legenda. Berikut ini ulasan mengenai tiga lokasi wisata tersebut.

  1. Gunung Tangkuban Perahu (Jawa Barat)
    Masyarakat Jawa Barat meyakini gunung ini terjadi karena sebuah legenda. Ceritanya, pada zaman dulu ada seorang perempuan cantik bernama Dayang Sumbi. Ia hidup bersama anak laki-lakinya bernama Sangkuriang, dan seekor anjing yang merupakan jelmaan suaminya. Suatu hari, anaknya membunuh anjing itu, karena tidak mendapatkan daging rusa. Dayang Sumbi pun marah. Ia memukul kepala anaknya itu, dan mengusirnya dari rumah. Sangkuriang lalu pergi merantau hingga dewasa. Suatu ketika, ia bertemu dengan perempuan cantik, yang ternyata adalah ibunya yang awet muda. Mereka pun jatuh cinta. Tapi, Dayang Sumbi menyadari bahwa laki-laki tersebut adalah anaknya sendiri, karena melihat bekas luka di kepalanya. Ia pun memberikan syarat kepada Sangkuriang yang bersikeras ingin menikahinya, yakni harus membuat sebuah danau dan perahu hanya dalam waktu semalam. Dengan dibantu oleh jin, ia hampir berhasil menyelesaikan syarat itu. Tapi, Dayang Sumbi menggagalkannya, dengan menggunakan kain putih yang dapat mengeluarkan cahaya seperti sinar matahari pagi. Seketika para jin kabur karena berpikir hari sudah pagi. Sangkuriang pun marah karena pekerjaannya tidak selesai, dan menendang perahunya hingga terbalik. Perahu itu kemudian berubah menjadi sebuah gunung bernama Gunung Tangkuban Perahu.
  2. Candi Prambanan (Yogyakarta)
    Candi Hindu terbesar di Asia Tenggara ini juga diyakini terjadi karena sebuah legenda. Dulu hiduplah seorang pemuda sakti bernama Bandung Bondowoso. Ia ingin menikahi seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang. Sayangnya, sang putri tidak mau, dan kemudian mengajukan syarat berat sebagai bentuk penolakan secara halus. Bandung Bondowoso harus membuat 1.000 candi hingga sebelum ayam berkokok keesokan paginya. Bandung Bondowoso menyanggupinya, dan hingga dini hari ia sudah menyelesaikan 999 candi dengan dibantu para jin. Tapi, Roro Jonggrang kemudian berbuat curang, dengan mengajak para perempuan desa untuk memukul penumbuk padi agar ayam-ayam terbangun dan berkokok, sehingga sang pemuda pun gagal. Ia marah besar dan mengutuk sang putri menjadi candi yang keseribu, yaitu Candi Prambanan, untuk melengkapi tugasnya.
  3. Danau Toba (Sumatera Utara)
    Wisata Indonesia yang punya legenda berikutnya adalah Danau Toba. Masyarakat Batak menyebut danau ini terjadi karena legenda seorang pemuda miskin. Suatu hari, pemuda bernama Toba itu menangkap seekor ikan di sungai. Tiba-tiba ikan tersebut menjelma jadi seorang gadis cantik. Toba kemudian menikahi gadis itu, dengan syarat ia harus merahasiakan identitas sang ikan jelmaan. Mereka lalu dikaruniai seorang anak bernama Samosir. Suatu ketika, Samosir disuruh mengantarkan makan siang untuk ayahnya di ladang. Tapi, ia malah memakan makanan tersebut di perjalanan, hingga hanya tersisa tulang ikan. Toba pun marah, dan memaki anaknya sambil berkata, “Dasar anak ikan!”. Samosir mengadu pun mengadu kepada ibunya. Ia kecewa karena suaminya ingkar janji, lalu terjun ke sungai dan berubah kembali menjadi ikan. Sedangkan Samosir disuruhnya pergi ke puncak bukit. Tiba-tiba air sungai tersebut meluap dan hujan turun dengan deras, sehingga desa tempat tinggal Toba tenggelam. Luapan air sungai dan hujan itu kemudian membentuk sebuah danau, yang kemudian dikenal sebagai Danau Toba. Danau tersebut mengelilingi sebuah pulau, yang merupakan bukit tempat Samosir menyelamatkan diri. Saat ini, Danau Toba merupakan salah satu danau terluas di Asia Tenggara, dengan luas mencapai luas wilayah Singapura.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge